The Road Taken???? ……….. ^^

Jan 07 2012 Published by under assigment, poem, poet, task

Hari ini dosen literaturku, miss yeni memberikan tugas yang cukup berat,  yaitu mengidentifikasikan  sebuah poem. hikss  :hammer

Seperti biasa, anak-anak dikelas langsung riweuh dan hebring  membicarakan puisi karya siapa yang akan mereka identifikasikan,  termasuk saya juga kebingungan sendiri :D antara mengerti dan tidak mengerti. :-p Tapi hal itu tidak lantas membuat saya menjadi patah semangat dalam mengerjakan tugas dari beliau, walaupun sampai sekarang saya belum menyelesaikan tugas ini,  karna ternyata pocket oxford dictionary yang saya miliki tidak lengkap :( *ya iyalahhh*

Actually…Saya membutuhkan oxford dictionary yang besar dan lengkap :D jadi saya masih harus bersabar sampai saya bisa membelinya atau sabar menunggu pinjaman :D hiihhiih

Oya …untuk tugas kali ini, saya menjatuhkan pilihan pada poem karya robert frost.

Robert Frost merupakan salah satu poet  favorit dosen literaturaturku, miss yeni. Saya memilihnya bukan  semata-mata hanya karna  robert frost merupakan poet favorit dosen saya, tapi lebih dikarenakan ada salah satu poem karya robert yang membuat saya jatuh hati, yaitu poem karya robert yang berjudul The road not taken.

Hmm..saya juga gak tau kenapa, mugkin karna saya juga pernah mengalaminya ;D

Kembali pada poem karya robert frost ini, kalau dibaca sekilas,  saya bisa sedikit menangkap pesan apa yang ada dalam poem ini, :D itulah kenapa waktu liat sekilas saya langsung jatuh hati, well …let see the poem….

The Road Not Taken

by: robert frost

Two roads diverged in a yellow wood,

And sorry I could not travel both

And be one traveler, long I stood

And looked down one as far as I could

To where it bent in the undergrowth;

Then took the other, as just as fair,

And having perhaps the better claim,

Because it was grassy and wanted wear;

Though as for that the passing there

Had worn them really about the same,

And both that morning equally lay

In leaves no step had trodden black.

Oh, I kept the first for another day!

Yet knowing how way leads on to way,

I doubted if I should ever come back.

I shall be telling this with a sigh

Somewhere ages and ages hence:

Two roads diverged in a wood, and I—

I took the one less traveled by,

And that has made all the difference.

************

I took the one less traveled by,

And that has made all the difference

Ini bait yang paling menyentuh menurut saya :D ,  dalam puisi tersebut penulis dihadapkan oleh dua jalan yang bercabang, awalnya ia bingung jalan mana yang akan ia ambil, sangat tidak mungkin jika dia harus melewati kedua jalan tersebut secara bersamaan,  setelah berpikir cukup lama, akhirnya  ia memilih jalan yang menurutnya lebih grassy.. dan ternyata pilihannya itu membuat segalanya menjadi berbeda.

Begitu pula dalam hidup ini, terkadang kita akan dihadapkan oleh dua pilihan sulit, dan yang perlu diingat, saat kita sudah mengambiil satu pilihan kita tidak akan bisa mengambil pilihan yang lain. Itulah kenapa , dalam menentukan sebuah pilihan yang tepat dalam hidup, kita harus benar-benar memikirkannya dengan matang,  jangan sampai memilih hanya  karna pilihan tersebut lebih grassy. :)

Jujur saya akui, untuk memilih antara dua pilihan itu memang  sulit:D . Anyway,  semua itu kembali kepada diri kita masing-masing. Tapi, akan lebih baik jika kita meminta bimbinganNya dalam menentukan pilihan tersebut. Dan juga bersabarlah & Ikhlaslah,  semoga kita dapat memilih yang tepat dan terbaik bukan hanya untuk kita , tapi juga untuk orang-orang disekitar kita. :)

:peluk

No related posts.

3 responses so far

Leave a Reply

CommentLuv Enabled
[+] kaskus emoticons nartzco