Konsultasi: Gejala Lupus Kok Beda Beda??

Sep 30 2010 Published by under Lupus Disease, sahabat odapus, Uncategorized

Assalamualaikum wr wb
Dokter Zubairi Yth,
Sewaktu menghadiri seminar lupus sebulan yang lalu di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, saya baru sadar bahwa gejala lupus yang saya alami berbeda sekali dengan ‘penampilan’ teman-teman lupus yang lain. Saya mengalami episode jumlah trombosit yang amat rendah disertai perdarahan di kulit dan menstruasi yang lama dan banyak, sedangkan teman lain dengan nyeri sendi, ada pula teman ODAPUS (Orang dengan Lupus) dengan gangguan ginjal.

Pertanyaan saya, apakah lupus itu sebenarnya satu kesatuan penyakit ataukah terdiri dari beberapa kelompok penyakit? Dan bagaimana kita, sebagai pasien atau keluarga pasien, ataupun dokter dapat menemukannya? Saya menanyakan ini, karena penyakit lupus saya baru ditemukan lama sesudah gejala muncul, dan perlu pindah-pindah beberapa dokter sebelum dipastikan dan diobati dengan benar.

Rini, Jakarta Timur

****

Waalaikumussalam wr wb
Ya, Mbak Rini benar sekali, penyakit lupus memang mempunyai penampilan gejala yang berbeda-beda dari satu pasien ke pasien yang lain. Seperti yang dirasakan sendiri oleh Mbak Rini dengan masalah perdarahan akibat jumlah trombosit yang rendah, ada pula yang dengan sakit kepala, rambut rontok, kelainan kulit di muka, di pipi yang kemerahan, ada yang sakit kepala berbulan-bulan, ada pula yang disertai kejang, ada yang dengan stroke, ada pula yang muncul sebagai penyakit jantung koroner. Atau ada pula yang menyerupai tuberkulosis paru, dengan gejala demam hilang timbul, kurus, dan penimbunan cairan di rongga paru (efusi pleura). Karena itu, lupus diberi julukan penyakit dengan seribu wajah.

Mengenai keterlambatan diagnosis, di Amerika pun, diagnosis lupus masih seringkali memakan waktu lama. Tentu kalau lupus lebih cepat ditemukan, hasil pengobatan menjadi lebih baik dan lebih cepat dirasakan. Karena itu, dengan memperingati Hari Lupus Sedunia, kita harapkan dokter lebih waspada, lebih terampil mengenali penyakit lupus, demikian pula masyarakat.

Mbak Rini juga benar, bahwa ada yang menganggap lupus sebagai beberapa kelompok penyakit, dengan kelainan di berbagai organ tubuh yang amat bervariasi, antara lain: otot, sendi, ginjal, sel darah, otak, jantung, paru, dan lever.

Persamaannya adalah sama-sama mengenai sistem kekebalan tubuh, yang disebut penyakit autoimun dan terutama mengenai wanita muda, 14 sampai 40 tahun. Karena variasi penampilan yang amat luas, dokter yang bergabung dengan ARA pada tahun 1971 menyusun kriteria untuk memudahkan dokter membuat diagnosis lupus untuk keperluan uji klinik.

Kriteria ini kemudian direvisi pada tahun 1982 dan terakhir tahun 1997, yang akan diringkas berikut ini. Tentu, kriteria berikut ada keterbatasannya, karena disusun untuk keperluan uji klinik. Menurut kriteria tersebut, pasien didiagnosis sebagai penyakit lupus, bila mengalami empat gejala dari 11 gejala di bawah ini:

1. Kemerahan di pipi.
2. Bercak-bercak kemerahan di kulit tubuh.
3. Tidak tahan sinar matahari, kulit menjadi kemerahan.
4. Sariawan di mulut.
5. Nyeri sendi di sekitar jari, mengenai paling sedikit dua sendi yang disertai kemerahan dan pembengkakan sendi.
6. Penumpukan cairan di rongga paru (efusi pleura) atau rongga jantung (efusi jantung)
7. Kelainan ginjal berupa bocornya protein (proteinuria) atau kelainan di sedimen urine.
8. Kejang-kejang atau gangguan kejiwaan/ psikosis, yang bukan karena gagal ginjal, kelainan elektrolit atau ketoasidosis.
9. Kelainan hematologik, berupa anemia hemolitik autoimun, jumlah leukosit atau trombosit yang rendah.
10.Gangguan imunologik, tes anti-Sm DNA, anti-dsDNA, Anti-Phospholipid Antibody dan tes positif palsu untuk sifilis, anti-ss DNA.
11.ANA (Anti-Nuclear Antibody)

Jadi, bila seorang wanita muda, berobat ke dokter belum juga sembuh setelah dua minggu, apalagi ada gejala yang disebutkan di atas (sakit sendi, trombosit rendah, kebocoran ginjal, kejang-kejang, dan sebagainya) dianjurkan memikirkan lupus SLE, sebagai kemungkinan penyakitnya.

****

*)Sumber gambar dari sini

**)Lupus: merupakan penyakit kronis (jangka panjang) sistem imunisasi, yang sampai kini belum diketahui penyebabnya. Ciri utamanya adalah ditemukannya tingkat aktivasi sistem imun yang luar biasa (hiperaktif) dan menyerang jaringan tubuh normal yang ada dan menyebabkan peradangan (flare – inflamasi).

***)Odapus: Orang dengan Lupus

Related posts:

  1. Konsultasi: Kematian Pada Odapus We are Odapus, But Very Happy And Always Narsis hehehe...
  2. Konsultasi: Nyeri Sendi Pada Penderita Lupus Assalamu’alaikum wr.wb. Dr. Zubairi, Saya adalah seorang penderita lupus, usia...
  3. Konsultasi :Kerontokan Rambut Pada Penderita Lupus _____________________ Assalammu’alaikum bu Dian yang selalu semangat. Semoga ibu sehat...
  4. Konsultasi: Kesemutan Pada Odapus Ginjal •Tanya : Apakah penyebab telapak kaki kanan dan kiri terasa...
  5. Konsultasi: Pemberian Obat Kemoterapi pada Odapus Assalamualaikum wr wb Yth Prof Zubairi, Sudah dua tahun ini...

37 responses so far

Leave a Reply

CommentLuv Enabled
[+] kaskus emoticons nartzco