‘Sabar’ terdengar sederhana namun penerapannya begitu sulit. Dan akhir-akhir ini kata ‘sabar’ sering terngiangingiang di benak saya. Ketika melihat waktu yang terus berjalan, sementara masih banyak proses yang harus dijalani.
Ada fase dimana saya benar-benar merasa gamang dengan perasaan ini.
Tapi… Saya terus meyakinkan diri ini untuk ‘sabar’ dan menikmati proses yang berjalan.
Saya sadar, saat ini memang bukan waktu yang tepat. Saya pun tau betul, bahwa segala sesuatu itu butuh proses, gak langsung ‘ting’ dan akhirnya jadi.
Saat ini saya sedang menikmati proses tersebut, dan tentu saja dukungan dari ‘dia’ dan juga kesabarannya selama inilah yang membuat saya masih bertahan… thx ya ….^^
Satu keyakinan saya, bahwa Allah Maha tau yang terbaik bagi saya, Dia pasti berikan yang terbaik untuk saya.
^^
Sudah beberapa hari ini, tiap mau berangkat kuliah dipagi hari, pasti selalu ketemu. Saya tidak begitu mengenalnya, yang saya tau dia sedang menjemput salah satu penghuni kostku. Entah siapa yang dia tunggu..Biasanya dia menunggu di bawah pohon sambil duduk diatas motornya. Entah ini cuma perasaan saya aja atau saya yang kegeeran, tapi tiap ketemu, dia tuh ngeliatin saya terus. Ngeliatinnya kek orang kaget-kaget gimana gitu.
Dan barulah kemaren, saya berkesempatan ngobrol dengannya walaupun gak lama (karna saya buru-buru). Kejadiannya bener-bener gak disengaja. Waktu saya mau manasin motor, eh motornya gak nyala-nyala. Tiba-tiba dia menawarkan bantuannya. Karna saya hampir putus asa gara-gara motornya gak nyala2. Akhirnya saya terima saja bantuannya.
Nah, dimulailah obrolan singkat kami.
Dia: “Mau kuliah ya mbak?l
Saya: “Iya mas …”
Dia: “Kuliah dmna mbak?”
Saya: “Di unmuh mas”
Dia: “Ooo… Kenal sama rais gak?”
Saya: “Hmmm… Emang dia jurusan apa mas?”
Dia: “Wah kurang tau juga mbak hehe”
Saya: “Tapi keknya saya kenal mas.”
Dia: “Oya?… Ya sudahlah, eh… Mbak, kenapa ya wajahnya mbak ini familiar banget”
Saya:”Familiar gimana?… Wah jangan2 wajah saya pasaran ya”
Dia: ” Ya nggak lah mbak, tapi mbak bener2 mirip seseorang yg saya kenal”
Saya: “Iya ta? Siapa mas?”
Dia: “Kalau saya serbutin namanya juga pasti mbak gak kenal”
Saya: “Yah apa salahnya, sebutin aja mas, sapa tau saya kenal”
Dia: “Erlina, anak unej mbak”
Saya:”Hah erlina? Bentar2… Erlina fida? Anak hukum ya?”
Dia: “Lah kok tau mbak?”
Saya: ” Hahahah… Dia sepupu saya mas”
Dia: “Oalah pantes sama2 manisnya”
Saya: “Halah gombal..”
Dia: “Lah beneran mbak…”
Saya: “heheh makasih, Loh mas ini anak hukum juga?”
Dia: “bukan mbak, saya ekonomi”
Saya: “Lah terus kok bisa kenal ama fida?”
Dia: “Hehehhhe”
Saya: “Gaje nih, malah ketawa2, Ya udah deh mas, udah hampir jam 8 ntar saya telat lagi. Makasih ya mas.”
Dia: “Sama2 mbak
”
Akhirnya perbincangan pun berakhir tanpa saya tahu siapa namanya… Hahaha Pengennya sih nanya namanya siapa.. Tapi waktu itu gak kepikiran…
Dan keknya hari ini bakal ketemu lagi deh. ^^
Posted With WordPress For Blackberry
Saat ketentuan-Nya tak lagi sejalan dengan harapan
Semoga saya tetap bertahan dalam iman
Karna saya tahu, Ia sungguh Maha Bijak
Saat ketentuan-Nya tak lagi sesuai dengan keinginan
Semoga saya tetap tersenyum
Karna saya tahu, Ia Maha Pengasih dan Penyayang
Saat ketentuan-Nya tak sesuai dengan impian
Semoga saya tetap bisa istiqomah
Karna saya tahu, Ia sungguh Maha Perkasa
Saat ketentuan-Nya tak sesuai dengan asa
Semoga saya tetap bisa berlapang hati
Karna saya tahu, Ia sungguh Maha Besar
Saat ketentuan-Nya tak lagi sesuai dengan bayangan
Semoga saya tetap bisa bersabar
Karna saya tahu, Ia sungguh Maha Menepati janji
Saat ketentuan-Nya tak lagi sesuai dengan bisikan hati
Semoga saya selalu tetap ikhlas
Karna saya tahu, Ia sungguh Maha Memberi
Saat doa ini tak juga berbuah bahagia
Semoga saya tidak kecewa dan berkecil hati nantinya
Karna saya tahu, Ia masih punya banyak karunia..
Posted With WordPress For Blackberry
“Imawan..”
“Imawati..”
“Apakabar?”
“Alhamdulilah, sukses luar biasa…”
Serentak Maba Angkatan 2010 menjawab dengan semarak.
Begitulah euforia yang terjadi, ketika panitia Mastama mulai memasuki gedung aula umj.
Mastama sendiri adalah singkatan dari Masa Ta’aruf Mahasiswa.. Yang rutin dilaksanakan tiap tahunnya oleh ikatan mahasiswa muhammadyah (iMM). Sedangakan Imawan (putra), dan imawati (putri) adalah sebutan yang diberikan kepada para peserta Mastama baik Maba ataupun Panitia.
Saya sendiri tidak tahu bagaimana sejarah terbentuknya IMM hingga membuat sebuah panita Mastama ^^. Yang saya tau, Mastama ini adalah bagian dari masa perkenalan yang bertujuan untuk lebih mengakrabkan kedekatan layaknya sebuah keluarga antara Maba yang satu dengan Maba yang lain atau pun Maba dengan Para senior di Fakultas dan prodi masing-masing (Kadang ada juga yang cinlok)
uhuk uhuk
Dan InsyaAllah Mastama tahun ini akan dilaksanakan selama dua hari berturut-turut.Dan rata-rata panitia Mastama tahun ini di dominasi oleh angkatan 2009, hmmm…Sebenernya agak gimana gitu di ospekin sama temen satu angkatan sendiri -_-”. Tapi… setelah dipikir-pikir, tidak ada salahnya kembali menjadi Maba untuk kedua kalinya ^^ hehehe .
Yang pasti, saya tetap berharap semoga Mastama tahun ini berjalan dengan lancar
amiennn
Oya, saya sudah dapet temen baru loh
hehehe *sumpah gak nanya*
Posted With WordPress For Blackberry
Kurma….
siapa yang tidak tahu lezatnya buah yang satu ini
. Sangat pas kalau disajikan saat berbuka. Yuummmiiii…. ^^
Hmmm… bicara tentang kurma, saya jadi teringat dengan kejadian beberapa hari yang lalu.
Ketika kurma yang baru saya beli , tiba-tiba hilang entah dimana
Karna kejadian itu saya merasa akhir-akhir ini sangat bermasalah dengan memori dan konsentrasi dalam diri saya
Sebenarnya masalah ini sudah akrab dengan kehidupan saya selama bertahun-tahun karna efek gangguan kognitif lupus.
Namun, terkadang saya merasa tidak nyaman dengan keadaan seperti ini. Ada beberapa kegiatan yang mengharuskan saya menggunakan hampir seluruh memory saya, bahkan tak jarang saya harus menggunakan memory cadangan *lol* emang bisa ya? Xixix. Dan, hasilnya selama 3 tahun ini masih sama, belum ada perkembangan yg cukup signifikan dalam hal perbaikan memory dan konsentrasi.
Padahal sudah berkali-kali konsultasi ke beberapa dokter pemerhati lupus. Tapi, jawabannya tetap sama, katanya sih karna pengaruh obat lupus. *gubraaakkk*
“Dok…. Kalo gitu berhentiin obat saya donnnnggggg”. *rintihan dalam hati*
Tapi… Ya sudahlah… Jalani saja pengobatan saat ini
Wah… Enakkk
Kurmanya satu lagi dong (Ceritanya lagi batalin shaum) :-p
Posted With WordPress For Blackberry
Saya tau… saya tidak mungkin menjadi dia,
Dia pun tidak mungkin menjadi saya
Belajar berdamai dengan hati mungkin menjadi pilihan terbaik, jika saya masih ingin bersamanya, meski berat, meski lelah
Memang, dulu saya pernah berpikir sangat dicintai
Tetapi saya lupa, bahwa dia hanyalah manusia biasa, tak ubah lainnya
Saya tak menyalahkannya, mungkin dia lelah memahami saya
Saya sadar, seharusnya saya matikan saja semua rasa
Dan memberikan cinta ini hanya untukNya
Posted With WordPress For Blackberry